Cara Move On dan Melupakan Masa Lalu yang Menyadihkan

Setiap orang akan berbeda pandangan ketika mereka putus kekerabatan dengan orang yang disayang, ada yang sanggup mendapatkan dan melanjutkan hidup dengan gampang namun ada juga yang semakin terpuruk berkepanjangan. Memang tidak semudah ibarat membalikkan telapak tangan ketika harus mendapatkan kekerabatan yang telah berakhir dan melupakan kenangan yang terjadi dalam hubungan.

Sebagian orang akan mengalami masa-masa sulit ketika mereka putus asa. Gagal bangkit dari masa lalu atau move on dari percintaan yang telah berakhir, dan rasa sakit hati semakin bertambah ketika mengetahui mantanmu telah mempunyai tambatan hati yang baru. buat kamu yang kini lagi mengalami kondisi ini, mari baca cara-cara move on yang sanggup kamu coba buat ngelupain mantan pacar yang udah nggak lagi cinta sama kamu sekaligus sanggup menjadi cara kamu menikmati kesendirian dan bangun dari keterpurukan.

Belajar bangun Dari Kegagalan Hubungan

Berpikir lebih faktual dan optimis

Ya diharapkan tidak hanya sanggup berpikir lebih faktual namun juga harus berpikir optimis menjalani kehidupan kamu yang masih panjang. Dunia belum berakhir kan ketika si ia meninggalkanmu dan berpikirlah lebih faktual bahwa di luar sana masih banyak orang yang lebih baik, lebih perhatian, lebih dari mantanmu kini yang kamu perlukan hanya perilaku percaya diri menjemput jodohmu.

Mencoba Intropeksi Diri

Setiap percintaan yang berakhir umumnya dikarenakan 2 faktor kalau tidakd ari kamu ya dari dia. Tips yang kamu butuhkan untuk sanggup menikamti hidup dan cepat move on yaitu mencoba intropeksi diri. Ambil perilaku positif, jikalau keslahan ini terdapat pada diri kamu…Maafkan dirimu, lebih menikmati hidup, mencoba membuka hati dan menjalani kesendirian ini sebagai pembelajaran kesalahan untuk percintaan dimasa mendatang.

Jika ia yang menghianatimu maka maafkan ia biar kamu merasa lega dan sanggup membuka hati untuk orang yang lebih mencintaimu suatu ketika kelak.

Berhenti Mengasihani atau Meratapi Nasib Diri Sendiri

Rasa kecewa, marah, dan sakit hati sebab putus cinta sering kali bikin kita merasa punya alasan untuk menangis dan mengasihani diri sendiri. Padahal, semenjak awal kamu sudah tahu bahwa ketika kamumemberanikan diri jatuh cinta maka kamu juga harus siap dengan resiko patah hati.

Belajar Untuk Mencintai dan Menghargai Diri Sendiri

Saat kehilangan sesuatu, ada baiknya kamu coba ingat bagaimana hidupmu dulu ketika masih sendiri. Memang benar kan kata pepatah “Cintailah seseorang sewajarnya dan ketika kekerabatan tidak berhasil maka bersedihlah sewajarnya” Mungkin kamutidak sebahagia ketika bersama dia, tapi jangan lupa fakta bahwa ketika itu kamu baik-baik saja. Kamu sanggup tetap tertawa dan bahagia. Mungkin kehilangan ia menyisakan daerah kosong di hati kamu, tapi bukan berarti duniamu akan berhenti. Cobalah untuk berguru menyayangi diri kamu sendiri lagi. Percaya deh, kalo dulu kamu baik-baik saja tanpa dia, kamu  juga akan baik-baik saja sekarang.

Membiasakan Diri dengan Kondisi dan lingkungan Baru

Biasakan diri Anda dengan kondisi baru. Jika ketika mempunyai pacar atau kekasih mungkin Anda lebih sering menghabiskan waktu berdua. Baik ketika makan, liburan, atau aktivitas lainnya. Setelah putus Anda mesti membiasakan diri sebagai seseorang dengan status single.

Tidak ada lagi seseorang yang mengingatkan waktu makan, mengucapkan selamat tidur, atau hal-hal lain yang sanggup Anda lakukan ketika masih bersama. Untuk awal-awal mungkin benar Anda akan merasa kaget dan ada yang hilang. Akan tetapi, Anda dihentikan terlalu usang meratapinya. Segera biasakan diri dengan kondisi baru.

Singkirkan Semua Hal Yang Mengingatkan Kamu Tentang Dia

Nggak ada gunanya kamu menyimpan barang-barang yang sanggup mengingatkan kamu soal dia. Sebaiknya kamu mulai menyingkirkan semua barang yang dulu pernah ia kasih. Turunkan semua foto kalian yang masih nempel di dinding kamar. Hapus semua sms, email atau pesan ia di media sosial. Percaya deh, dengan terus hidup bersama kenangan tentangnya nggak akan bikin kamu merasa lebih baik.

Its time to yourself

Ya waktu untuk menyendiri diperlukan, kadang kamu perlu juga untuk bersedih, menangis atau berdiam diri dikamar. Tapi jangan usang lama ya sebab dunia lebih indah menantimu diluar sana.

Mencoba Menyibukkan Diri dengan hal-hal yang kamu suka

Tidak ada cara paling ampuh untuk mengalihkan pikiran Anda dari kesedihan patah hati dengan mantan kecuali menyibukkan diri sendiri. Coba sibukkan diri Anda dengan melaksanakan beberapa aktivitas yang kamu suka. Dengan membiasakan diri untuk terus aktif dan sibuk, pelan tapi niscaya Anda akan mulai terbiasa dengan status single dan lebih gampang untuk move on.

Pergilah berlibur dengan temanmu atau makan malam dan ngobrol dengan keluargamu. Dengan hal hal yang menggembirakan akan menciptakan mood kamu menjadi lebih bersemangat untuk menjalani hari.

Habiskan Lebih Banyak Waktu Bersama Teman-Temanmu

Nggak ada hal yang sanggup membuatmu merasa lebih baik selain membagi kesedihanmu dengan teman-teman terdekat. Mereka ialah orang-orang yang selalu ada buat kamu disaat kamu butuh daerah berbagi. Coba deh kamu telepon mereka dan ajak mereka untuk keluar dan bersenang-senang. Bergembiralah supaya kamu sanggup melupakan kesedihan kamu sebab patah hati. dan mungkin sebab sahabat sahabatmulah kamu dipertemukan dengan seseorang yang sanggup mewarnai hidupmu lagi.

Jangan Terus Berharap untuk balikan

Berhenti membohongi dirimu sendiri. Hilangkan pemakluman untuk menjalin komunikasi dengan mantan pasangan atas dalih perasaanmu sudah berubah — dari sayang ke lawan jenis jadi rasa sayang kepada sahabat atau saudara.

Percaya deh, itu justru akan menciptakan kamuterpuruk lebih jauh. Mungkin suatu hari nanti  kamu memang sanggup menetralisir perasaanmu dan benar-benar menganggap ia sebagai teman. Tapi mungkin itu nanti, bukan sekarang.

Belajar membuka hati

Ingat, jodohmu yang bahwasanya masih menunggu di luar sana. Saat kamu merasa sudah mulai sanggup melupakan mantan, jangan takut untuk memulai kekerabatan baru. Jangan biarkan pengalaman patah hati yang pernah kamu rasakan menciptakan kamu jauh dari kebahagiaan. Sekali gagal bukan berarti kamu akan menemui kegagalan selanjutnya. Seharusnya kegagalan sanggup membuatmu berpengaruh dan berguru dari kegagalan untuk kekerabatan yang lebih baik lagi.

 

Itulah cara move on dan melupakan masa lalu yang menyadihkan yang akan membuat kamu bisa menatap masa depan dan bisa manjadi manusia yang berguna bagi bangasa negera dan keluarga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *